Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menghitung Kebutuhan Bata Ringan per m2

Kebutuhan bata ringan dalam luas m2


Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan per M2 


Kita ketahui bersama bahwa umumnya bata ringan atau hebel di pasaran/toko bangunan dijual dengan harga perkubik. Sedangkan untuk pasangan dinding sebuah bangunan atau rumah satuan luasnya adalah meter persegi (m2). Lalu bagaimana caranya supaya kita tahu berapa meter kubik (m3) bata ringan yang dibutuhkan untuk membuat sebuah dinding dalam luasan m2.

Sebelumnya kita pahami dulu maksud m2 dan m3. Meter persegi atau m2 adalah satuan untuk luas sebuah bidang, rumusnya adalah panjang kali lebar atau bisa juga panjang kali tinggi. Sedangkan meter kubik atau m3 adalah satuan untuk volume/isi sebuah bidang, rumusnya adalah panjang kali lebar kali tinggi atau kali tebal.

Contoh luas meter persegi (m2) pada sebuah dinding.

Misal ada kamar tidur ukuran Panjang 4 meter lebar 3 meter tinggi 3 meter,Berapakah luas dinding kamar tidur tersebut.? Artinya di sini ada dinding keliling dengan panjang 4 meter jumlahnya 2 sisi, kita anggap sisi kiri dan sisi kanan, kemudian dinding dengan lebar 3 meter juga ada 2 sisi, kita anggap sisi depan dan sisi belakang. Dimana ke empat sisi dinding tersebut memiliki tinggi yang sama yaitu 3 meter. Maka caranya untuk mengetahui total luas dinding tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama kita jumlahkan dulu panjang keempat sisi dinding atau panjang kelilingnya. yaitu 4 meter ditambah 3 meter dikali 2. 
4 meter + 3 meter = 7 meter.
7 meter X 2 = 14 meter.
Jumlah panjang keliling kamar tidur tersebut adalah 14 meter. Lalu berapa luas dindingnya?
Maka luas dindingnya adalah panjang keliling dikalikan tinggi, yaitu:
14 meter X 3 meter = 42 m2.

Jadi,untuk kamar tidur ukuran 4 meter X 3 meter memiliki luas dinding 42 m2. tentunya ini belum dikurangi lobang pintu kamar dan jendela.


Contoh meter kubik (m3) sebuah ruang

Meter kubik adalah bicara volume atau isi sebuah bidang/ruangan. Kamar tidur panjang 4 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 3 meter, volumenya adalah.
Panjang kali lebar kali tinggi yaitu:
4 meter X 3 meter X 3 meter (P X L X T) = 36 m3


Karena di sini kita akan menghitung kebutuhan bata ringan per m2, maka yang kita ambil adalah luas dinding kamar tidur, bukan volume kamar tidur. Lalu bagaimana pak,bukankah bata ringan atau hebel di toko bangunan jualnya meter kubik (m3)?

Oke, sekarang kita harus tahu dulu ukuran hebel per buahnya. satu buah hebel umumnya memiliki ukuran panjang 60 cm, tinggi 20 cm dan tebalnya ada dua ukuran yaitu tebal 7,5 cm dan tebal 10 cm. 

Untuk mengetahui jumlah hebel dalam 1 kubik maka kita hitung dulu volume 1 buah hebel.


Volume hebel tebal 7,5 cm
Volume 1 buah hebel  yang tebal 7,5 cm adalah : 60 cm X 20 cm X 7,5 cm = 0,009 m3.
Maka 1 kubik hebel tebal 7,5 cm isinya adalah : 1 m3 dibagi 0,009 m3 = 111,11111.
Biasanya ini dibulatkan menjadi 111. Jadi, ketika kita beli 1 kubik hebel yang tebal 7,5 cm isinya adalah 111 buah hebel.

Volume hebel tebal 10 cm
Volume 1 buah hebel yang tebal 10 cm adalah : 60 cm X 20 cm X 10 cm = 0,012 m3.
Maka 1 kubik hebel tebal 10 cm isinya adalah : 1 m3 dibagi 0,012 m3 = 83,33333.
Biasanya ini dibulatkan menjadi 83. Jadi, ketika kita beli 1 kubik hebel yang tebal 10 cm isinya adalah 83 buah hebel.

Dari sini sekarang sudah kita ketahui bahwa hebel tebal 7,5 cm, 1 kubiknya berisi 111 buah hebel dan hebel tebal 10 cm berisi 83 buah hebel.

Lalu, berapa kubik kebutuhan bata ringan/hebel untuk dinding seluas 42 m2?


Oke, pada tahap ini kita harus mengetahui dulu 1 kubik hebel apabila dipasang bisa menjadi berapa meter persegi (m2).

Tadi kita sudah tahu bahwa hebel yang tebal 7,5 cm isinya adalah 111 buah. Maka apabila dipasang akan mendapatkan luas sebagai berikut:
60 cm X 20 cm X 111 buah = 13,32 m2.

Sedangkan untuk yang tebal 10 cm isinya 83 buah. Maka apabila dipasang akan mendapatkan luas sebagai berikut:
60 cm X 20 cm X 83 buah = 9,96 m2

Karena di sini kita menghitung untuk luas meter persegi maka ketebalan hebel baik yang 7,5 cm atau yang tebal 10 cm tidak perlu diperhitungkan. cukup panjang dan tinggi 1 buah hebel dikali jumlahnya. Sebab penyusunan pasangan hebel untuk dijadikan dinding posisinya adalah memanjang 60 cm X tinggi 20 cm. Lihat gambar di bawah ini.

Jumlah pasangan hebel


Jadi, untuk dinding seluas 42 m2 maka dibutuhkan bata ringan atau hebel sebagai berikut:
42 m2 dibagi 13,32 m2 = 3,153 m3 ini apabila kita inging menggunakan hebel yang tebal 7,5 cm.

Sedangkan untuk hebel yang tebal 10 cm adalah :
42 m2 dibagi 9,96 m2 = 4,216 m3

Untuk memudahkan ingatan, biasanya saya mengambil patokan simpelnya seperti ini: 
Hebel yang tebal 7,5 cm 1 kubiknya jadi 13 m2.
Hebel yang tebal 10 cm 1 kubiknya jadi 10 m2.

Demikian tadi penjabaran cara menghitung kebutuhan bata ringan untuk pasangan dinding. Setelah tahu kebutuhannya kita juga wajib tahu harga borongan pasangan bata ringan per m2 dan cara memasang bata ringan yang rapi.


Terima kasih dan semoga bermanfaat.